Alami

, In








READ MORE - Alami

SENYUM DAN MANFAATNYA

, In

Pepatah mengatakan senyum itu sehat. Sejumlah penelitian memang membuktikan bahwa manfaat senyum bagi kesehatan sangat baik. Tapi realitasnya banyak orang yang sulit tersenyum. Ironisnya, tak sedikit dari makhluk-makhluk 'mahal' senyum itu kesehariannya berhubungan dengan orang banyak. Di mana senyum menjadi bagian dari unsur pelayanan. Entah itu penjaga warung, guru, customer service, maupun profesi lainnya.

Tak jauh dari kantor tempat saya bekerja ada sebuah warung. Entah kenapa penjualnya jarang senyum. ''Sampeyan nopo mas? (anda pesan apa),'' ujarnya dengan wajah kaku, saat pertama kali saya mau ngopi di situ.

Semula saya pikir orang ini sedang sakit gigi. Tapi ketika beberapa bulan kemudian saya (terpaksa) ngopi di situ lagi, tak ada yang berubah di wajahnya saat melayani pelanggan. Berarti, orang tersebut memang termasuk golongan mahal senyum. Bahkan, setelah itu saya kapok nggak ke situ lagi karena saat itu mendapat pelayanan sangat tidak mengenakkan. ''Kopinya habis, adanya teh,'' katanya tanpa ekspresi.

Dengan 'chasing' penjualnya yang mahal senyum dan pelayanan yang tidak profesional, tak heran jika warungnya sepi, meski lokasinya strategis. Sebab, selain pinggir jalan raya, di sekitarnya banyak perkantoran dan sekolah.

Beberapa penelitian medis memang membuktikan bahwa senyum itu baik untuk kesehatan. Mengapa? Jika seseorang sedang senyum, otaknya mengeluarkan serotin yang berfungsi meningkatkan sistem kekebalan tubuhnya (Pacth Adams USA). Bila orang tersenyum dalam kondisi sedang tidak bahagia, maka otak tetap mengeluarkan zat-zat yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan sekaligus bisa meringankan kondisi psikologisnya. “Jadi senyum adalah antibodi paling spektakuler bagi rahasia kekebalan tubuh. Oleh karena itu jangan disia-siakan,” ujar Dr.Agus Ali Fauxi, PGD. Pall Med ( ECU), seperti dikutip kiatsehat.

Dan, jika tertawa, manfaat itu akan berlipat ganda. Joan Coggin MD, salah seorang peneliti USA mengatakan, tertawa memberikan relaksasi dan mengurangi stress, setelah meninggikan sampai jumlah tertentu tekanan darah dan irama, tertawa langsung menurunkannya lagi sehingga sensor sensor perseptif meningkat dan menyebabkan seseorang sanggup menghadapi tugas dengan lebih baik.

Masih menurut Joan Coggin, manfaat tertawa lainnya adalah:
- Bisa mengurangi tingkat hormone stress didalam tubuh dan memberikan dampak terhadap system kekebalan tubuh.
- Meningkatkan detak jantung dan memperbaiki sirkulasi di jaringan otot yang membantu perjalanan nutrisi nutrisi dan oksigen ke dalam jaringan tubuh.

Jika dicermati lebih dalam, senyum itu bermanfaat bagi kehidupan. Dalam pergaulan misalnya, jika kita murah senyum, orang pasti akan senang bergaul dengan kita. Setidaknya, senyum membuat wajah seseorang lebih sedap dipandang. Apalagi, kalau orangnya cantik seperti mbak Luna Maya ini. Mari kita bandingkan ekspresi Luna Maya saat senyum dan tidak, mana yang lebih maknyuss dipandang.

READ MORE - SENYUM DAN MANFAATNYA

PENTINGNYA BUDAYA SENYUM

, In

Senyum adalah salah satu tabiat manusia yang sedikit misterius, yang mempunyai maksud tersirat dan tujuan tertentu. Walaupun semua orang punya bibir, namun untuk urusan yang satu ini tidak semua orang mampu untuk melakukannya apalagi orang yang sedang marah. Coba bayangkan jika kita melihat orang dekat, teman, atasan yang biasanya tersenyum, tiba-tiba senyuman itu tak tampak lagi di bibirnya. Tentu kita akan bertanya-tanya, ada apa ya. Sementara dengan senyuman, akan membuat orang lain merasa senang, aman, tenteram, nyaman, dan damai. Senyum memang begitu dahsyat. Ada yang karena senyuman, orang menjadi teriris hatinya. Inilah yang disebut dengan senyuman sinis. Ada pula senyuman yang membuat orang yang melihatnya menjadi mabuk kepayang hingga terjerumus ke lembah maksiat. Inilah senyuman menggoda yang ditebar para lelaki dan wanita penggoda. Senyum sejenis ini tentu akan membawa bencana karena bisa menyebabkan orang melanggar larangan agama. Ada juga senyum yang membuat hati kita bergetar melihatnya. Itulah senyum ketabahan dari seorang hamba yang ikhlas menerima ujian Tuhan. Ada lagi senyum ketegaran. Inilah senyuman dari orang yang tegar dalam menerima ujian, baik itu berupa bencana alam maupun kepahitan hidup. Selain itu, ada juga senyum yang penuh dengan ketulusan. Senyum ini membuat orang yang melihatnya ikut berbahagia. Senyum bukan hanya menyangkut urusan bibir saja, tetapi yang utama adalah ingin tidaknya kita membahagiakan orang lain, ingin tidaknya kita membuat keadaan di sekitar kita bercahaya?Senyuman memang sesuatu yang hebat dan dahsyat. Senyuman merupakan satu sifat dan akhlak mulia. Namun tidak jarang senyuman yang dilemparkan menjadi sebuah senjata ampuh untuk memikat seseorang. Banyak sekali orang yang jatuh hati disebabkan oleh sebuah senyuman.
Selain dapat memperbaikai penampilan dan menambah daya tarik, dari segi kesehatan, orang yang murah senyum biasanya terjaga dari penyakit yang bernama stress. Jantungnya akan berdetak secara normal, sehingga terhindar dari berbagai macam penyakit ketegangan. Menjalani kehidupan sehari-hari dengan hidup senang dan ceria membuat tubuh lebih sehat dan awet muda. Para ahli politik boleh sibuk menganalisa. Padahal rahasia kekuasaan dan panjangnya umur Soeharto cuma satu. Ia selalu tersenyum dalam setiap penampilannya. Bagi yang sudah nonton film Patch Adams, pernyataan di atas bukanlah omong kosong. Senyum dan tertawa menjadi konsep dasar penyembuhan bagi tokoh bergelar Doktor Kesehatan yang hingga kini masih hidup di West Virginia, Amerika Serikat. Bahkan majalah Psychology Today pernah menurunkan nasihat, "Kalau Anda melihat seseorang tanpa senyum, berikan kepada mereka sedikit senyum yang Anda miliki. Manfaat yang diperoleh dari senyum, menurut para ahli, ternyata akan semakin berlipat ganda bila ditambah dengan tawa. Sebagaimana diungkap Joan Coggin, M.D., seorang kardiolog di University School of Medicine, Loma Linda, Amerika Serikat, kanak-kanak rata-rata tertawa 400 kali dalam sehari. Sedang orang dewasa rata-rata hanya tertawa 15 kali saja sehari. Itu berarti manusia dewasa kehilangan 385 tawa seiring dengan bertambahnya umur. Padahal berbukti, tertawa bermanfaat bagi kesehatan ; mengurangi dan merendahkan tekanan darah, meningkatkan mood, memperbaiki sistim pertahanan badan, meningkatkan fungsi otak, melindungi jantung, memperbaiki hubungan social. Bersyukurlah jika hari ini kita dapat tersenyum dan ketawa karena banyak orang mengidap penyakit Sindrom Moebius, yaitu kelumpuhan pada muka dimana tidak boleh senyum atau mengerutkan dahi. Malah, mereka juga susah menggerakkan mata ke kiri atau kanan. Senyuman memang sesuatu yang hebat dan dahsyat. Senyuman yang penuh dengan ketenangan akan mampu meluluhkan kemarahan seseorang. Hendaknya kita membiasakan untuk bersikap tenang dan murah senyum dalam bergaul. Bila kita mampu melaksanakannya maka permusuhan dan pertengkaran akan dapat ditekan. Hendaknyalah kita menumbuhkan suasana semacam ini. Bukankah dunia akan menjadi indah dengan senyuman dan apa jadinya bila semua orang bermuka masam, dan selalu cemberut...?
Apalagi untuk seseorang yang dikasihi, seperti lagu "Manis & Sayang" besutan Edwin Gutawa ini yg dinyanyikan oleh Riff. Maka tersenyumlah... niscaya dunia akan tersenyum bersama kita...! Amien…
Kalau Saja……
Oleh unangmuchtar - 29 April 2009
Bung Hatta, kita semua tahu karena perbedaan pandangan dan penafsiran politik dengan Bung Karno, menyebabkan Bung Hatta melepas jabatannya sebagai Wakil Presiden. Lepas dari banyaknya perbedaan pendapat antara Bunga Karno dan Bung Hatta, tetapi hubungan pribadi tidak lantas jauh. Dua hari sebelum Bung Karno meninggal dunia, tepatnya tanggal 19 juni 1970 Bung Hatta masih sempat menemui Bung Karno. Mereka berdialog singkat dan nampak sekali sorot keceriaan kedua pemimpin banga itu (sumber :Pengalaman dan Kesaksian Sejak Proklamasi sampai Orde baru by Julius Pour, Gramedia). Bahkan sebelum Bung Hatta meninggal, ia pun masih sempat membuat surat wasiat untuk keluarga Bung Karno yang isinya menjelaskan bahwa Bung Karno lah yang membuat konsep dasar negara kita Panca Sila. Ini ia lakukan karena pada saat itu banyak preman-preman sejarah mau memanipulir siapa penggagas Panca Sila sebenarnya. KALAU SAJA, sikap Bung Hatta dapat diteladani oleh para petinggi-petinggi dan calon-calon pemimpin bangsa saat ini, yaitu tidak menjadikan perbedaan pendapat dan penafsiran menjadi ganjalan dalam harmonisasi hubungan individu, rasanya situasi politik tidak akan serumit menjelang Pilpres ini.
SUSI SUSANTI, Atlet bulu tangkis yang mudah senyum di dalam dan di luar lapangan. Lihatlah bagaimana dia bermain, saat memberikan serve selalu terulas senyum. Bukan tidak pernah terjadi penjaga garis salah kode dalam melihat bola jatuh dan Susi dirugikan, ia tidak protes dan yang dilakukan malah tersenyum. Dengan permainan dan senyumnya dia memikat penonton. Boleh dikatakan tak ada penonton yang memaki Susi saat dia kalah, karena dalam kalahpun Susi masih dapat tersenyum dan ini membuat penonton makin bersimpati.
KALAU SAJA budaya senyum dikembangkan, tidak perlu kecut menerima kekalahan, mau berjiwa besar bagi mereka yang mengatur bangsa ini, maka mereka yang sedang duduk dan akan duduk di singasana Eksekutif dan Legislatif tidak perlu saling jegal menjegal hanya karena khawatir kehilangan kekuasaan.
Yach, kalau saja “orang-orang besar” bisa seperti Bung Hatta atau seperti Susi Susanti…. tapi kapan dong…..
Budaya Senyum
HARI pertama menjalankan tugas Kasat Lantas Poltabes Denpasar, Kamis (11/1) kemarin, Kompol Singgamata sudah membuat terobosan baru. Ini sebuah bukti, kalau mantan Kapolsek Denbar itu tetap kreatif dan punya ide cemerlang. ''Langkah pertama, saya terapkan budaya senyum. Jadi, semua Polantas wajib tersenyum mengawali tugas di lapangan,'' tegasnya. Manajemen baru di lingkungan Sat. Lantas Poltabes, bagi Singgamata bukan sekadar ide atau sesuatu yang asal-asalan. Perwira enerjik itu malah sudah menjalin kerja sama dengan sekolah kepribadian di Denpasar. Tiap anggota Polantas Poltabes akan diberi ilmu komunikasi, teknik menghadapi publik, dan etika petugas melayani masyarakat. ''Saya tak mau ada anggota yang menghardik warga. Jika melakukan pelanggaran, tetap dilayani dengan senyum,'' tambahnya. Apa yang dirancang Singgamata ternyata bertalian dengan kebijakan Kapolda Bali membangun polisi profesional. Budaya senyum rintisan Kasat Lantas Poltabes, lebih menyerupai implementasi dari upaya Polri menggalakkan sistem community policing. ''Saya hanya ingin mengubah pandangan masyarakat yang masih menilai polisi galak,'' ucap Singgamata. (jep)
three-bird-smiley-face
Wajah adalah media ekspresi seseorang. Dari wajah dapat tergambar apa yang dirasakan atau yang sedang dialami seseorang. Jika seseorang menutup wajahnya maka sulit sekali untuk mengenali siapa ia, begitupun sebaliknya jika seluruh tubuh keculi wajah yang tertutup maka sangatlah mudah untuk mengenal siapa ia. Wajah juga menggambarkan sisi dalam manusia. Orang yang bahagia, gembira wajahnya akan terlihat ceria dan selalu tersenyum, sedangkan yang gundah atau kesal wajahnya akan terlihat muram dan masam.
“Dan apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, hitamlah (merah padamlah) mukanya. Dan dia sangat marah.” (QS. An-Nahl : 58).
Di wajah terdapat pula indra-indra manusia, seperti telinga, hidung dan lidah. Bahkan akalpun tidak jauh dari wajahnya. Karena itulah wajah dipilih Al-Qur’an dan Sunnah sebagai lambang totalitas manusia. Allah SWT berfirman : “Pada hari yang di waktu itu ada muka yang yang menjadi putih berseri, dan ada pula yang menjadi muka hitam muram.” (QS. Ali Imran : 106).
Keceriaan di wajah merupakan kejewantahan dari sisi dalam manusia. Ibn Sina, seorang ilmuan muslim, mengemukakan bahwa salah satu sifat orang arif adalah selalu senyum gembira. Karena itulah Rasulullah SAW dilukiskan selalu bersikap bermuka manis dalam menghadapi siapapun. Senyuman Rasulullah SAW mencerminkan indahnya akhlak beliau dalam tindak tanduknya sehari-hari. Manis senyumnya memancarkan keindahan bagai menembus dimensi waktu ribuan tahun dan jarak ribuan kilometer. Itupun akan terus berlanjut hingga kiamat nanti. Sampai sekarang pun kita masih merasakan getar-getar senyuman kasih sayang beliau yang terkandung dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah. Itulah kemuliaan beliau terasa sampai saat ini. Senyum adalah salah satu tabiat manusia yang sedikit misterius, yang mempunyai maksud tersirat dan tujuan tertentu. Ada pula yang mengatakan bahwa senyuman adalah sesuatu yang aneh tetapi nyata. Walaupun semua orang punya bibir, namun untuk urusan yang satu ini tidak semua orang mampu untuk melakukannya terlebih ketika seseorang sedang marah, biasanya susah sekali untuk melepaskan diri dari cemberut. Wajah yang semulanya rupawan, kalau sedang marah jadi kelihatan buruk dan menakutkan. Senyuman merupakan satu sifat dan akhlak mulia. Namun tidak jarang senyuman yang dilemparkan menjadi sebuah senjata ampuh untuk memikat seseorang. Banyak sekali orang yang jatuh hati disebabkan oleh sebuah senyuman. Sebagaimana jamaknya suatu budaya, senyuman pun kini mengalami perkembangan. Senyuman menjadi sangat bervariasi dengan nilai dan karakteristiknya masing-masing. Dari warna-warni senyuman itu dapat kita bagi kedalam beberapa macam, diantaranya sebagai berikut :
A. Senyuman egois atau sinis, sebuah senyuman yang tidak bersahabat. Senyuman tersebut terbentuk dari perasaan dendam kesumat. Senyuman ini dapat menyebabkan orang yang diberi senyum sakit hati melihatnya.
B. Senyum menggoda, sebuah senyuman yang bertujuan untuk menggoda seseorang. Sebuah senyuman yang bisa menjerumuskan orang lain kedalam maksiat. Sebagai contoh senyuman seseorang untuk mengajak lawan jenisnya melakukan maksiat.
C. Senyum ketabahan. Sebuah senyuman yang muncul dari orang-orang perkasa dan jantan. Sosok yang mampu menghadapi musibah hidupnya dengan tabah, tanpa kecengengan. Senyuman ini akan dirasakan oleh orang yang dekat dengan Allah.
D. Senyum ketegaran, sebuah senyuman yang menghiasi bibir orang-orang yang berwibawa dan mempunyai kekuatan dalam hidupnya. Biasanya mereka pernah melewati sebuah musibah atau cobaan hidup yang berat dan dapat dilalui dengan meraih kesuksesan. Sehingga masalah yang berat sekalipun dapat teratasi jika seseorang mampu dan memiliki senyum seperti ini.
E. Senyum ketulusan, sebuah senyuman yang datang dari hati yang paling dalam. Muncul untuk membahagiakan, menghormati, dan memuliakan orang lain. Senyuman ini menunjukkan kondisi paralel antara bibir (lahiriyah) dengan hati (bathiniayah). Sebuah senyuman yang dalam syari’at Islam bernilai ibadah, sebuah sedekah yang mudah dan ringan. Senyuman model ini memang terasa multiguna dalam mengarungi kehidupan. Senyuman ini mampu menambah keakraban dan hubungan dalam berkomunikasi. Baik dalam komunikasi secara langsung maupun dalam media perantara. Entah itu dilakukan terhadap orangtua, teman, atau pihak lain. Dengan kata lain, meski lawan bicara tidak bertemu langsung, getaran senyumnya dapat menggetarkan mata batin kita.
Senyum bukan hanya menyangkut urusan bibir saja, tetapi yang utama adalah ingin tidaknya kita membahagiakan orang lain, ingin tidaknya kita membuat keadaan di sekitar kita bercahaya? Rasulullah SAW memberikan perhatian yang luar biasa kepada setiap orang yang bertemu dengannya sehingga orang itu merasa puas. Kenapa hal ini terjadi? Diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bila ada orang yang menyapa beliau, beliau menganggap orang tersebut adalah orang yang paling utama di hadapan beliau. Hasilnya ketika beliau berbincang dengan siapapun, maka orang yang diajak berbincang ini senantiasa menjadi curahan perhatian. Tak heran bila cara memandang, cara bersikap ternyata menjadi atribut kemuliaan yang beliau contohkan. Dan hal tersebut tenyata berpengaruh besar terhadap sikap dan perasaan orang yang diajak bicara.
Senyum mempunyai segudang manfaat, baik bagi diri sendiri maupun bagi orang lain. Diantara manfaat senyum adalah sebagai berikut :
1. Dari segi penampilan, Senyum dapat memperbaiki penampilan dan menambah daya tarik. Walaupun yang tersenyum adalah kakek-kakek yang ompong dan keriput, namun senyuman tetap menjadikannya lebih baik. Seperti mempunyai makna dan nuansa tersendiri, mungkin lebih manis kesannya, lebih indah dan menyejukkan hati. Dengan senyuman, kita akan lebih dihargai dan disegani.
2. Dari segi kesehatan, orang yang murah senyum biasanya terjaga dari penyakit yang bernama stress. Jantungnya akan berdetak secara normal, sehingga terhindar dari berbagai macam penyakit ketegangan. Menjalani kehidupan sehari-hari dengan hidup senang dan ceria membuat tubuh lebih sehat dan awet muda. Menurut pendapat para dokter, untuk menghasilkan sebuah senyuman hanya dibutuhkan 17 otot wajah. Maka dari itu, tidak heran jika sering ditemukan orang dengan usia 50 tahunan punya wajah masih tetap segar, ceria dan sehat. Berbeda dengan orang yang suka marah, hobinya cemberut, atau suka mengomel, biasanya kelihatan lebih tua. Memang tiga aktivitas terakhir membutuhkan 32 otot wajah inilah yang menjadi penyebabnya.
3. Dari segi sosial, senyuman merupakan suatu bentuk keakraban dalam pergaulan masyarakat. Dan ini akan menambah suasana hangat dan indah. Karena memang ketika melihat seseorang yang murah senyum, akan terasa menyenangkan.
Senyuman memang sesuatu yang hebat dan dahsyat. Senyuman yang penuh dengan ketenangan akan mampu meluluhkan kemarahan seseorang. Hendaknya kita membiasakan untuk bersikap tenang dan murah senyum dalam bergaul. Bila kita mampu melaksanakan dengan apa yang diajarkan Rasulullah SAW maka permusuhan dan pertengkaran akan dapat ditekan. Hendaknyalah kita menumbuhkan suasana semacam ini. Bukankah dunia akan menjadi indah dengan senyuman dan apa jadinya bila semua orang bermuka masam, dan selalu cemberut…?!
Maka tersenyumlah… niscaya dunia akan tersenyum bersama kita…! Wallahu A’lam.
sumber : Camar Mulya, kotasantri
http://mayoga.net/kreatif/12/senyum.jpg
Di Balik Sebuah Senyum
Oleh : Ida Inurwati [1B]
Ada yang mengatakan bahwa senyuman adalah sesuatu yang aneh tapi nyata. Walaupun semua orang punya bibir, namun untuk yang satu ini tidak semua orang mampu melakukannya. Terlebih lagi jika orangnya sedang marah, biasanya susah sekali lepas dari cemberut. Akhirnya wajah yang aslinya cantik dan tampan rupawan, jadi kelihatan buruk dan menakutkan. Memang benar, melihat orang berwajah “angker” dalam keseharian bisa menimbulkan kesan asing dan menakutkan.
A. Sebentuk Akhlak Mulia
Bila kita renungkan, tersenyum merupakan suatu perbuatan yang punya nilai untuk menghormati orang lain. Sebagaimana senyuman Rasulullah SAW kepada keluarga, anak-anak, dan para sahabatnya. Begitu pun dengan para sahabat yang menghadiri majelis beliau dengan wajah ceria serta murah senyum. Senyuman rasulullah SAW mencerminkan indahnya akhlak beliau dalam tindak-tanduknya sehari-hari. Manis senyumnya memancarkan kesan indah yang mempesona hingga menembus dimensi waktu ribuan tahun dan jarak ribuan kilometer. Itupun akan terus berlanjut hingga hari kiamat nanti. Sampai kini kita ikut merasakan getar-getar senyuman kasih sayang beliau melalui nilai-nilai yang terkandung dalam Alqur'an dan As-Sunnah An-Nabawiyah. Itulah kemuliaan beliau yang mengalir lewat istri-istri dan sahabat beliau. Begitu indahnya akhlak beliau masih terasa hingga kini.
B. Warna-warni Senyuman
Sebagaimana jamaknya suatu budaya, senyuman pun kini telah mengalami perkembangan. Senyum menjadi sangat bervariasi dengan nilai dan karakteristiknya masing-masing. Dari warna-warni senyuman itu dapat dibagi menjadi beberapa macam. Diantaranya adalah sebagai berikut:
  1. Senyum Egois atau Sinis
Sebuah senyuman yang tidak bersahabat. Senyuman tersebut terbentuk dari perasaan dendam kesumat. Senyum ini dapat menyakiti hati orang yang melihatnya.
  1. Senyum Menggoda
Sebuah senyuman nakal yang bertujuan untuk memperdayai beberapa lelaki hidung belang. Suatu perbuatan yang dapat menjerumuskan seseorang kedalam jurang kemaksiatan. Naudzubillahi mindzalik.
  1. Senyum Ketabahan
Sebuah senyuman yang muncul dari orang-orang perkasa dan jantan. Sosok-sosok yang mampu menghadapi musibah hidupnya dengan tabah, tanpa kecengengan. Senyum ini akan dirasakan oleh orang-orang yang merasa dekat dengan Allah.
  1. Senyum Ketegaran
Sebuah senyuman yang menghiasi bibir orang-orang yang berwibawa dan mempunyai kekuatan dalam hidupnya. Biasanya mereka pernah melewati musibah yang berat kemudian sukses. Sehingga masalah yang berat sekalipun dapat teratasi jika seseorang mampu dan memiliki senyum seperti ini.
  1. Senyum Ketulusan
Sebuah senyuman yang datang dari relung hati yang paling dalam. Muncul untuk membahagiakan, menghormati, dan memuliakan orang lain. Senyuman ini menunjukkan kondisi paralel antara bibir (lahiriyah) dengan hati (batiniyah). Sebuah senyuman yang dalam syariat islam mempunyai nilai ibadah, sebuah sedekah yang mudah dan ringan. Senyuman model ini memang terasa multiguna dalam mengarungi samudera kehidupan. Senyuman ini mampu menambah keakraban dan hubungan dalam berkomunikasi. Baik dalam komunikasi langsung maupun dengan media perantara. Entah itu dilakukan terhadap orang tua, teman, atau pihak lain. Dengan kata lain, meski lawan bicara tidak bertemu langsung, getaran senyumnya dapat menggetarkan mata batin kita. Masyaallah.
C. Manfaat Senyum
Senyum punya segudang manfaat, baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Diantaranya adalah sebagai berikut:
  1. Dari segi penampilan
Senyuman dapat memperbaiki penampilan dan menambah daya tarik. Walaupun yang tersenyum adalah kakek-kakek yang ompong dan keriput, namun senyuman tetap menjadikannya lebih baik. Sepertinya mempunyai makna dan nuansa tersendiri, mungkin lebih manis kesannya, lebih indah dan menyejukkan hati. Dengan senyum kita akan lebih dihargai dan disegani.
  1. Dari segi kesehatan
Orang yang murah senyum biasanya terjaga dari penyakit yang namanya stress. Jantungnya akan berdetak secara normal, sehingga terhindar dari berbagai macam penyakit ketegangan. Menjalani kehidupan sehari-hari dengan hati yang senang dan ceria membuat tubuh lebih sehat dan awet muda. Menurut pendapat para dokter, untuk menghasilkan sebuah senyuman hanya dibutuhkan 17 otot wajah. Maka dari itu, tidak heran jika sering ditemukan orang dengan usia 50-an tahun punya wajah masih tetap segar, ceria, dan sehat. Berbeda dengan orang yang suka marah, hobinya cemberut, atau suka ngomel, biasanya kelihatan lebih tua. Memang tiga aktivitas terakhir membutuhkan 32 otot wajah, inilah yang menjadi penyebabnya.
  1. Dari segi social
Dari segi sosial, senyuman merupakan suatu bentuk keakraban dalam pergaulan masyarakat. Ini akan dapat menambah suasana lebih hangat dan indah. Karena memang ketika melihat orang yang murah senyum, akan terasa menyenangkan. Bahkan apabila hidup ini tidak sepi dari nuansa aktivitas yang dicontohkan oleh Rosulullah SAW ini, insyaallah akan menambah semangat hidup.
Senyum memang sesuatu yang hebat. Senyuman penuh ketenangan akan mampu meluluhkan kemarahan orang. Untuk itu dalam pergaulan hendaknya kita membiasakan diri bersikap tenang dan murah senyum. Bila kita mampu melaksanakan sesuai dengan apa yang diajarkan Rasulullah SAW, maka pertengkaran dan permusuhan dapat ditekan. Hendaklah kita menciptakan nuansa yang seperti ini, setiap kehidupan kita tapaki dengan penuh ketulusan dan ketenangan. Hendaklah itu kita lakukan baik ketika bertegur sapa di jalan, bertelepon, berkomunikasi dengan teman, atau orang tua. Insyaallah kebaikanlah yang datang. Asal lihat-lihat situasi dan kondisi, jangan kebablasan. Kalau terlihat senyum-senyum terus, nanti dikira kurang waras.
Ayo, tunggu apalagi ? Budayakanlah senyum dan salam keramahtamahan di MAYOGA yang tercinta ini. Kini kita sudah tahu hikmah dan manfaat dari senyum itu sendiri, maka bergegaslah memperbaiki diri kita dengan senyuman dari hati yang paling dalam (seperti lagunya Raihan yang berjudul “Senyum”). Jangan sampai kita menyesal di kemudian hari akibat kita susah untuk tersenyum. Mari kita latih diri kita untuk senyum dengan tulus, dimana saja dan kapan saja. Senyum akan membuat suasana terasa indah. Selain membuat kita merasa bahagia, orang lain pun menjadi tertarik dengan kemuliaan sikap kita. Karena itu hadapilah perjalanan hidup kita dengan senyuman yang tulus.
Sumber: Aa Gym 5s dan el-fata
READ MORE - PENTINGNYA BUDAYA SENYUM

INDAHNYA SHALAT TAHAJJUD

, In

Kebiasaan sholat tahajud sungguh merupakan kenikmatan bagi yang melaksanakan. Terkadang pada setiap sholat tahajud ada keajaiban bagi yang melaksanakan. Agak mustahil memang untuk diceritakan tapi kejadian ini benar-benar nyata terjadi pada saya.
Pada suatu saya memperkenalkan teman pada seorang akhwat. Beberapa malam kemudian saya sholat tahajud dan dilanjutkan sholat subuh. Pada pagi hari saya sempat bermimpi sedang hadir di acara walimah ursy, teman dan akhwat tersebut duduk di pelaminan sebagai pasangan pengantin.
Saya sempat telpon seorang teman, "Teh, percaya nggak, aku semalam mimpi loh melihat teman kita ini duduk di pelaminan pada walimah ursy." "Ah, mana mungkin mas agus. Baru aja diperkenalkan. Mana mungkin secepat itu menikah." katanya setengah tidak percaya.
Waktupun bergulir begitu cepat. Perbincangan itu berlalu begitu saja. 6 bulan kemudian saya bersama-sama teman-teman lainnya hadir di walimah ursy persis sama dengan yang pernah saya lihat dalam mimpi, subhanallah..Maha Suci Alloh..itulah keajaiban sholat tahajud buat saya. Mungkin teman-teman juga pernah mengalami hal yang sama bertemu dengan keajaiban serta Indahnya sholat tahajud.
---
Shalat malam, bila shalat tersebut dikerjakan sesudah tidur, dinamakan shalat Tahajud, artinya terbangun malam. Jika hendak mengerjakan sholat Tahajud, harus tidur dulu.
" Pada malam hari, hendaklah engkau shalat Tahajud sebagai tambahan bagi engkau. Mudah-mudahan Tuhan mengangkat engkau ketempat yang terpuji." (QS : Al-Isro' : 79).
READ MORE - INDAHNYA SHALAT TAHAJJUD